Langsung ke konten utama

Produk dan Harga Asa Kopi Gayo

Produk dan Harga Asa Kopi Gayo

Kami asa kopi menyediakan produk kopi mulai dari gabah, green bean, biji roasted sampai bubuk kopi dengan harga terjangkau dengan kualitas yang terjamin, berikut ini adalah produk dan harga asa kopi hal ini mengikuti perkembangan terbaru harga kopi gayo.
produk dan harga asa kopi gayo

Harga Kopi Arabika Specialty Gayo

Harga green kopi specialty yang kami jual adalah rp. 100.000,-/kg belum termasuk ongkos kirim. Green bean kopi specialty yang kami jual adalah memakai proses wet hulling karena merupakan ciri dari proses pada kopi gayo untuk menjamin ciri khas yang memang spesial pada kopi gayo.
Harga roasted bean kopi specialty kami adalah rp. 200.000,-/kg belum termasuk ongkos kirim. Kopi gayo roasted adalah kopi yang telah disangrai memakai mesin roasting terkini dan diroasting oleh tenaga ahli yang terlatih dibidang roasting yang disebut dengan roaster.

Harga bubuk kopi specialty kami adalah rp. 200.000,-/kg belum termasuk ongkos kirim. Bubuk kopi specialty adalah kopi yang telah dihaluskan dengan mesin grinder tingkat kehalusan yang kami buat biasanya berdasarkan selera konsumen, apabila anda memiliki selera berbeda dapat menghubungi kami untuk memesannya.

Harga kopi arabika peaberry gayo

Harga green bean kopi arabika peaberry gayo yang kami jual adalah rp. 130.000,-/kg belum termasuk ongkos kirim. Kopi arabika peaberry adalah kopi yang karena sesuatu hal dalam satu buah seharusnya terdapat dua keping biji kopi menjadi hanya satu keping kopi saja, sehingga energi yang seharusnya dua terkumpul pada satu biji kopi yang berbentuk bulat. Kopi arabika peaberry terkenal dengan khasiatnya untuk stamina.
Harga roasted bean kopi arabika peabrry gayo kami adalah rp. 230.000,-/kg. Belum termasuk ongkos kirim. Kopi arabika peaberry roasted adalah biji kopi peaberry yang telah disangrai, banyak bentuk kebutuhan yang harus mengorder bijin kopi roasted karena akan lebih segar pada saat akan digunakan baru dilakukan grinder atau berdasarkan kebutuhan karena bentuk mesin coffe maker pembeli.

Harga bubuk kopi arabika peaberry gayo kami adalah rp. 230.00,-/kg belum termasuk ongkos kirim. Harga gabah kopi luwak liar arabika gayo yang kami jual rp. 200.000,-/kg belum termasuk ongkos kirim. Harga green bean luwak liar arabika gayo yang kami jual rp.500.000,p/kg belum termasuk ongkos kirim.

Harga Kopi Luwak Arabica


Harga roasted bean kopi luwak arabika gayo kami adalah rp. 700.000,-/kg belum termasuk ongkos kirim. Sedanghkan bubuk kopi luwak arabika gayo kami adalah rp. 700.000,-/kg belum termasuk ongkos kirim. Harga kopi longberry Kopi longberry yang kami jual di cafe shop asa coffe untuk biji kopi green bean adalah Rp. 140.000,- dan untuk bubuk kopinya saat ini hanya tersedia 250 gram bubuk dengan harga rp. 60.000,-. Namun tidak tertup kemungkinan jika ada orderan yang menginginkan kemasan 100 gram akan kita siapkan.
Harga kopi longberry green beannya adalah rp. 140.000,-/kg, karena sulitnya memperoleh kopi longberry ini ketersediaannya jadi sangat terbatas sehingga untuk orderan yang besar dan kontinu harus dilakukan jauh hari sebelumnya. Green bean kami jual dengan harga Rp.200.000,-/kg untuk. Harga bubuk kopi wine dan biji roasted rp. 400.000,-/kg
jumlah dan kontinuitas saat ini sangat terbatas silahkan hubungi kami jika
ingin memperoleh dalam jumlah yang banyak dan kontinu.
harga kopi gayo
Untuk anda yang butuh kopi gayo segera hubungi
kami asa coffe dijalan lebe kader simpang wariji takengon aceh tengah.
Hp & whatsApp : 0811 688 665 Email : armiyadi.aman.agro@gmail.com


BACA JUGA : Perbedaan Kopi Robusta dan Arabica

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cita Rasa Kopi Luwak yang Enak, Apa Penyebabnya?

Kenapa kopi luwak enak rasanya....apa ada yang bisa jawab (tanya lagi, udah dibilang kita cari jawaban) ok...ok saya yang jawab yaa. Kopi luwak enak karena diproses melalui perut hewan musang, begini ceritanya hewan luwak/musang memiliki makanan pavorit buah-buahan salah satu  buah-buahannya adalah buah kopi. Buah kopi yang dipilih untuk dimakan oleh hewan ini adalah buah kopi yang benar-benar mearah dan lebih harum aromanya walaupun buah kopi tersebut dalam satu bokahan (satu kokol/bahasa Gayo) ini sama seperti manusia ketika buah-buahan contohnya buah anggur yang dipilih pasti yang paling manis dulu baru yang kurang manis terus yang nggak  manispun habis , itu manusia. Luwak juga sama memilih kopi yang paling mantap masak dan aromanya karena buah kopi yang tersedia jumlahnya sangat banyak puluhan pohon bahkan ratusan pohon kopi sehingga tidak mungkin dia memilih yang asem atau yang cacat bahkan nggak mungkin yang aromanya nggak bagus. Pengen coba datang dan cicipi aja ke ...

Varietas Kopi Gayo yang Telah di Sahkan Oleh Pemerintah

Kopi arabika (coffea arabika,l) telah mulai di budayakan di Dataran Tinggi Gayo sekitar tahun 1924 yang dibawa oleh orang Belanda, yaitu setelah selesainya pembangunan jalan dari Biruen ke Takengon pada tahun 1913. Kopi arabika pertama kali ditanami di kawasan Desa Paya Tumpi, Selanjutnya menyebar ke daerah Blang Gele, Burni Bius, Rediness, Bergendal dan Bandar Lampahan, Akan tetapi pembudayaanya masih terbatas dikalangan orang-orang Belanda saja dan sedikit oleh Bangsawan lokal. Budidaya secara luas baru mulai pada awal kemerdekaan Republik Indonesia pada tahun 1945 (Renes, 1989) Kopi Gayo Arabika Asa Kopi Gambaran Produksi Kopi Arabika Gayo Luas areal kopi hingga saat inidi Dataran Tinggi Gayo adalah 85.786 Ha, dengan perincian 46.296 Ha berada dalam wilayah Kabupaten Aceh Tenggah dan sisanya seluas 39.490 Ha berada di kawasan Kabupaten Bener Meriah. Dari total luasan tersebutsekitar 85% terdiri dari jenis arabika dan sisanya 15% jenis robusta. Menurut data dai Dinas Kehuta...

Memahami 5 Perbedaan Kopi Arabika dan Robusta

Sebagai pencinta kopi kalian tentunya tau perbedaan kopi arabika dan robusta. Di Indonesia kopi merupakan  komoditas yang terus dibudidayakan dan diperdagangkan. Pada perdagangan internasional,  kopi berada di urutan kedua setelah minyak. Hal ini menunjukkan bahwa kopi digemari oleh masyarakat dunia. Menurut data International Coffee Organization (ICO) 2017-2018, sebanyak 161 juta masyarakat dunia mengonsumsi kopi. Sementara, Badan Pusat Statistik mencatat pada 2010 total volume ekspor mencapai 433,6 ribu ton dengan total nilai sebesar US$ 814,3 juta dan pada 2017 meningkat menjadi 467,8 ribu ton dengan total nilai sebesar US$ 1.187,16 juta. Sebenarnya, banyak varietas pohon kopi yang tumbuh di seluruh dunia. Namun, terdapat dua jenis kopi yang paling dikenal dan memiliki banyak penggemar, yakni kopi arabika dan robusta. Berikut adalah perbedaan kopi arabika dan robusta yang harus diketahui oleh para pencinta kopi.Perbedaan Kopi Arabika dan Robusta Perbedaa...